KAROMAH SYAIKH ABDUL QODIR AL JILANIY R.A PART II - TINTA SANTRI

KAROMAH SYAIKH ABDUL QODIR AL JILANIY R.A PART II


Hasil gambar untuk syaikh abdul qodir

sebenarnya karomah Syaikh Abdul Qodir r.a sangat banyak hingga tak bisa terhitung, namun akan kami coba untuk menyampaikan sedikit tentang karomah beliau.

untuk part I bisa dibaca disini.

DAN AYAM JAGOPUN HIDUP KEMBALI

suatu ketika datang seorang ibu bersama putranya untuk menjadi santri Syaikh Abdul Qodir, kemudian syaikh Abdul Qodir menerimanya dan menyuruhnya untuk bermujahdah dan mengikuti jejak ulama sakaf. Hingga suatu hari ibu tersebut datang untuk menjenguk putranya ia pun melihat putranya memakan roti gandum dan terlihat kurus, kemudian si ibu masuk menemui Syaikh Abdul Qodir dan ternyata dihadapan Syaikh si ibu melihat dihadapan beliau ada sisa – sisa tulang ayam, si ibu pun bertanya “mengapa putra saya kurus dan hanya makan roti gandum, sementara anda memakan daging ayam?” mendengar pertanyaan si ibu, Syaikh Abdul Qodir meletakkan tangannya diatas piring yang terdapat tulang ayam, kemduian beliau berkata
قومي بإذن الله الذي يحي العظام وهي رميم
beridirilah dengan seizin Allah Dzat yang menghidupkan tulang yang telah hancur
seketika itulah berdirilah ayam jago berkokok dengan suara
لا اله الا الله محمد رسول الله، الشيخ عبد القادر ولي الله
kemudian Syaikh Abdul Qodir berkata pada ibu tadi “bila anakmu telah bisa seperti ini, maka suruhlah dia makan apapun yang dia mau”.


KEMATIAN KEPALA PERAMPOK


Abu Umar Utsman As Shoirofi dan Abu Muhammad Abdul Haqqi Al Harimiy menceritakan pada hari ahad, 3 shofar 555 H. kami berada di Madrasah Syaikh Abdul Qodir, saat itu Syaikh Abdul Qodir berwudlu dan sholat dua roka`at, setelah salam Syaikh Abdul Qodir  berteriak keras dan melempar bakiaknya keatas hingga kami tak melihatnya, kemudian Syaikh Abdul Qodir berteriak kembali dan melempar kembali satu bakiaknya keatas hingga tak terlihat, kemudian beliau duduk dan kamipun tak berani untuk bertanya apapun. setelah 23 hari berlalu, datang serombongan dari luar arab, kemudian mereka berkata pada kami, “kami punya nadzar untuk Syaikh Abdul Qodir”, kami masuk untuk memberi tahu beliau, kemudian beliau berkata, “ambil dari mereka”, kami kembali menemui rombongan itu, kemudian mereka memberikan perhiasan, pakaian dan sepasang bakiak Syaikh Abdul Qodir. kamipun bertanaya pada mereka arti dari semua ini, mereka kemudian menceritakan bahwa 23 hari yang lalu, mereka sedang dalam perjalan tiba – tiba sepasukan perampok menyerang mereka, perampok itu mengambil semua harta yang ada pada rombongan itu, rombongan itu kemudian bernadzar pada Syaikh Abdul Qodir atas keselamatan mereka. tiba – tiba rombongan itu mendengar teriakan yang sangat keras dua kali, kemudian rombongan itu turun untuk melihat apa yang terjadi, ternyata sekelompok perampok itu telah bergelimpangan, kemudian salah satu perampok itu berkata “ambil kembali semua harta kalian, lihatlah apa yang telah terjadi pada kami” sesaat kemudian rombongan itu melihat dua pimpinan perampok telah meninggal dan disisi masing – masing kedua pimpinan itu terdapat bakiak yang basah.

sampai jumpa di Part III

Posting Komentar untuk "KAROMAH SYAIKH ABDUL QODIR AL JILANIY R.A PART II"