Twibbon Lebaran Ketupat Idul Fitri 1442 - TINTA SANTRI

Twibbon Lebaran Ketupat Idul Fitri 1442

Ketupat paling banyak ditemui pada saat perayaan Lebaran, ketika umat Islam merayakan berakhirnya bulan puasa Ramadan. Tak lengkap rasanya kalau Lebaran tanpa menu yang berbahan dasar beras yang dibungkus dengan anyaman daun kelapa (janur) yang masih muda tersebut.

Adapun makanan khas yang menggunakan ketupat, antara lain kupat tahu (Sunda), katupat kandangan (Banjar), Grabag (kabupaten Magelang), kupat glabet (Kota Tegal), coto makassar (dari Makassar, ketupat dinamakan Katupa), lotek, serta gado-gado yang dapat dihidangkan dengan ketupat atau lontong. 

Ketupat juga dapat dihidangkan untuk menyertai satai, meskipun lontong lebih umum.

Ketupat di Luar Negeri

Selain di Indonesia, ketupat juga dijumpai di Malaysia, Brunei, dan Singapura. Di Filipina juga dijumpai bugnoy yang mirip ketupat namun dengan pola anyaman berbeda.

Ada dua bentuk utama ketupat yaitu kepal bersudut 7 (lebih umum) dan jajaran genjang bersudut 6. Masing-masing bentuk memiliki alur anyaman yang berbeda. Untuk membuat ketupat perlu dipilih janur yang berkualitas yaitu yang panjang, tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua.

Filosofi Bentuk Ketupat

Di antara beberapa kalangan di Pulau Jawa, ketupat sering digantung di atas pintu masuk rumah sebagai semacam jimat. Ada masyarakat yang memegang tradisi untuk tidak membuat ketupat di hari biasa, sehingga ketupat hanya disajikan sewaktu lebaran dan hingga lima hari (Jawa, sepasar) sesudahnya.

Bahkan ada beberapa daerah di Pulau Jawa yang hanya menyajikan ketupat di hari ketujuh sesudah lebaran saja atau biasa disebut dengan Hari Raya Ketupat.

Di pulau Bali, ketupat (di sana disebut kipat) sering dipersembahkan sebagai sesajian upacara. Selain untuk sesaji, di Bali ketupat dijual keliling untuk makanan tambahan yang setaraf dengan bakso, terutama penjual makanan ini banyak dijumpai di Pantai Kuta dengan didorong keliling di sana.

Tradisi Kupatan

Tradisi ketupat (kupat) lebaran menurut cerita adalah simbolisasi ungkapan dari bahasa Jawa ku = ngaku (mengakui) dan pat = lepat (kesalahan) yang digunakan oleh Sunan Kalijaga dalam mensyiarkan ajaran Islam di Pulau Jawa yang pada waktu itu masih banyak yang meyakini kesakralan kupat. 

Asilmilasi budaya dan keyakinan ini akhirnya mampu menggeser kesakralan ketupat menjadi tradisi Islami ketika ketupat menjadi makanan yang selalu ada di saat umat Islam merayakan lebaran sebagai momen yang tepat untuk saling meminta maaf dan mengakui kesalahan.

Twibbon Ketupat Kupatan

Nah, ini dia Twibbon Lebaran Ketupat dan Badha Kupat Kupatan tradisi Jawa disertai dengan kata-kata ucapan selamat hari raya Idul Fitri atau Lebaran. Adapun Twibbon Lebaran Ketupat dan Badha Kupat Kupatan : 

Twibbon Twibbonize Lebaran Ketupat

twibbon lebaran ketupat, twibbonize, gambar ketupat, ketupat lebaran, ketupat kartun, ketupat sayur, cara menganyam ketupat, resep ketupat, ketupat png, cara membuat ketupat, lebaran ketupat, ketupat png, ketupat vector, ketupat idul fitri, 

Video Tutorial Pasang Bingkai di Bagian Bawah Artikel ini

twibbon lebaran ketupat, twibbonize, gambar ketupat, ketupat lebaran, ketupat kartun, ketupat sayur, cara menganyam ketupat, resep ketupat, ketupat png, cara membuat ketupat, lebaran ketupat, ketupat png, ketupat vector, ketupat idul fitri,
Video Tutorial Pasang Bingkai di Bagian Bawah Artikel ini

Video Tutorial Pasang Bingkai di Bagian Bawah Artikel ini

Twibbon Hari Raya Idul Fitri 2021 Keluarga Konguan

Video Tutorial Pasang Bingkai di Bagian Bawah Artikel ini

Video Tutorial Pasang Bingkai di Bagian Bawah Artikel ini

Itukah tadi Twibbon Lebaran Ketupat dan Badha Kupat Kupatan tradisi Jawa disertai dengan kata-kata ucapan selamat hari raya Idul Fitri atau Lebaran.




Posting Komentar untuk " Twibbon Lebaran Ketupat Idul Fitri 1442 "